By Sham Ali
Bila hamba Allah mengucapkan Laillahaillallah maka keluarlah dari
mulutnya yang menggucapkan perkataan yang mulia itu seekor burung hijau.
Maka burung hijau akan naik ke Arasy Allah dan berkicauanlah
burung-burung tadi dibawah Arasy. Melihat kejadian itu malaikat yang
menjaga Arasy Allah memerintahkan kepada burung-burung tadi supaya diam
tetapi tidak dipatuhi oleh mereka.
Oleh kerana arahan yang diberi tidak
dipatuhi, malaikat yang menjaga Arasy mengadap Allah SWT menceritakan
kejadian itu. Maka Allah memerintahkan malaikat tersebut supaya
memberitahu burung-burung supaya diam. Apabila perintah itu diberitahu
kepada mereka. Maka berkatalah burung-burung itu... 'wahai malaikat yang
menjaga Arasy Allah, k ami boleh mendiamkan diri k ami tetapi dengan satu
permintaan'. Bertanya malaikat 'Apakah permintaan itu?'.. Berkata
burung-burung itu' Jika Allah ampunkan dosa-dosa orang yang mengucapkan
kalimah Lailahaillallah sehingga terciptanya aku,
barulah aku akan tidak membuat bising disini'. Berkata malaikat itu,
'Baiklah aku akan sampaikan kepada Allah'. Beredarlah malaikat dan
menyembah Allah dan disampaikan permintaan tadi kepada Allah.
Maka Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang menerima permintaan tersebut.
Malaikat pun pergi berjumpa dengan burung-burung itu dan mengatakan
bahawa Allah telah menerima permintaan mereka. Maka dengan segera
mereka tidak membuat bising dan mereka bergantungan di Arasy Allah
sambil berzikir dan memohon keampunan untuk orang yang mengucap
Lailahaillallah tadi sehingga hari kiamat. Oleh itu kita manusia
sepatutnya tidak melepaskan peluang yang diberi oleh Allah itu. Dengan
hanya mengucap kalimat yang disukai oleh Allah maka balasannya
berterusan hingga hari kiamat. Maha Suci Allah yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang.
p/s: Sampaikan walaupun satu ayat
www.mata-utara.blogspot.com
Page views
Friday, August 5, 2011
KEGEMBIRAAN YANG PASTI
S Dawrah
َنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. (رواه مسلم)
Maksudnya : Dari Abu Hurairah RA, katanya: Rasulullah SAW bersabda: ".. orang yang berpuasa mendapat dua perkara yang menggembirakan. Pertama semasa ia berbuka puasa dan kedua semasa ia menemui Tuhannya (pada hari akhirat)". (Riwayat Muslim)
HURAIAN HADIS :
1) Kegembiraan adalah sesuatu yang belum tentu akan diraih oleh seseorang melainkan apabila ia ditakdirkan untuk memperolehi sesuati nikmat atau anugerah.
2) Namun kegembiraan yang pasti dan dijanjikan ialah dengan berpuasa. Sepertimana yang telah dinyatakan di dalam hadis Rasulullah SAW bahawa bagi orang yang berpuasa ialah ketika ia berbuka puasa dan ketika bertemu dengan ALLAH di akhirat kelak.
3) Sebagai ummat Islam kita hendaklah merebut peluang dan nikmat yang telah dijanjikan oleh ALLAH SWT. Sesungguhnya segala keistimewaan ini hanya diperolehi oleh mereka yang berpuasa dikalangan ummat Muhammad SAW.
WALLAHU’ALAM
َنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. (رواه مسلم)
Maksudnya : Dari Abu Hurairah RA, katanya: Rasulullah SAW bersabda: ".. orang yang berpuasa mendapat dua perkara yang menggembirakan. Pertama semasa ia berbuka puasa dan kedua semasa ia menemui Tuhannya (pada hari akhirat)". (Riwayat Muslim)
HURAIAN HADIS :
1) Kegembiraan adalah sesuatu yang belum tentu akan diraih oleh seseorang melainkan apabila ia ditakdirkan untuk memperolehi sesuati nikmat atau anugerah.
2) Namun kegembiraan yang pasti dan dijanjikan ialah dengan berpuasa. Sepertimana yang telah dinyatakan di dalam hadis Rasulullah SAW bahawa bagi orang yang berpuasa ialah ketika ia berbuka puasa dan ketika bertemu dengan ALLAH di akhirat kelak.
3) Sebagai ummat Islam kita hendaklah merebut peluang dan nikmat yang telah dijanjikan oleh ALLAH SWT. Sesungguhnya segala keistimewaan ini hanya diperolehi oleh mereka yang berpuasa dikalangan ummat Muhammad SAW.
WALLAHU’ALAM
Thursday, August 4, 2011
PUASA KITA UNTUK ALLAH
By Ustz. Dawrah
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ
وَجَلَّ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ (لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ. (رواه مسلم
Maksudnya: Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Aku ada mendengar Rasulullah SAW bersabda: " ALLAH berfirman maksudnya: " Segala amal bakti anak Adam adalah untuknya, kecuali amalan puasa, (maka) ia adalah untuk-Ku dan Akulah yang membalasnya (dengan balasan yang sebaik-baiknya) .." (Riwayat Muslim)
HURAIAN HADIS :
1) Sesungguhnya pahala orang yang berpuasa hanya di dalam pengetahuan ALLAH. Hanya ALLAH sahaja yang akan memberi balasan dan penilaian. Bahkan para malaikat juga tidak dapat mengukur pahala puasa yang disediakan oleh ALLAH SWT.
2) Betapa besarnya keutamaan puasa ini sehingga ALLAH memberi jaminan bahawa hanya Dia yang akan memberi ganjaran.
3) Justeru itu, seharusnya kita dapat melakukan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya untuk dipersembahkan kepada Dia yang Maha Pemberi balasan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ
وَجَلَّ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ (لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ. (رواه مسلم
Maksudnya: Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Aku ada mendengar Rasulullah SAW bersabda: " ALLAH berfirman maksudnya: " Segala amal bakti anak Adam adalah untuknya, kecuali amalan puasa, (maka) ia adalah untuk-Ku dan Akulah yang membalasnya (dengan balasan yang sebaik-baiknya) .." (Riwayat Muslim)
HURAIAN HADIS :
1) Sesungguhnya pahala orang yang berpuasa hanya di dalam pengetahuan ALLAH. Hanya ALLAH sahaja yang akan memberi balasan dan penilaian. Bahkan para malaikat juga tidak dapat mengukur pahala puasa yang disediakan oleh ALLAH SWT.
2) Betapa besarnya keutamaan puasa ini sehingga ALLAH memberi jaminan bahawa hanya Dia yang akan memberi ganjaran.
3) Justeru itu, seharusnya kita dapat melakukan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya untuk dipersembahkan kepada Dia yang Maha Pemberi balasan
WISDOM BEHIND FASTING
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.(رواه البخاري ومسلم)
Meaning: Abu Huraira reported: The Prophet (peace be upon him) said: Whoever prayed at night the whole month of Ramadhan out of sincere faith and hoping for a reward from ALLAH, then all his previous sins will be forgiven. (Narrated by Bukhari)
SUMMARY OF CHAPTER :
Among the reasons behind fasting are:
1. Fasting makes us appreciate all pleasures we enjoy. For fasting means giving up eating, drinking and intercourse, which are among the greatest pleasures. By giving them up for a short time, we begin to appreciate their value. Because the blessings of ALLAH are sometimes ignored, and only when you abstain from them, you begin to recognize them, so this motivates you to be grateful for them.
2. Fasting makes us give up haram things, because if a person can give up halal things in order to please Allah and for fear of His painful torment, it will be easier to then refrain from doing haram things. So fasting is one of the means of avoiding the things that ALLAH has forbidden.
3. Fasting enables us to control our desires, because when a person is full his desires grow, but if he is hungry then his desire becomes weak. Hence the Prophet (peace be upon him) said: O young men! Whoever among you can afford to get married, let him do so, for it is more effective in lowering the gaze and protecting one's chastity. Whoever cannot do that, let him fast, for it will be a shield for him.
4. Fasting makes us feel compassion and empathy towards the poor, because when the fasting person tastes the pain of hunger for a while, he remembers those who are in this situation all the time, so he will hasten to do acts of kindness to them and show compassion towards them. So fasting is one of the means of feeling empathy towards the poor.
5. Fasting humiliates and weakens the Shaytan; it weakens the effects of his whispers (waswaas) on a person and reduces his sins. That is because the Shaytan "flows through the son of Adam like blood as the Prophet (Peace be upon him) said, but fasting narrows the passages through which the Shaytan flows, so his influence grows less.
6. Fasting trains the person to remember that Allah is always watching, so he gives up the things that he desires even though he is able to take them, because he knows that ALLAH can see him.
7. Fasting makes the Muslim get used to doing a great deal of acts of worship, because a fasting person usually does more acts of worship than the one who does not fast.
8. These are some of the reasons why fasting is enjoined. We ask ALLAH to help us to achieve them and to worship Him properly
Meaning: Abu Huraira reported: The Prophet (peace be upon him) said: Whoever prayed at night the whole month of Ramadhan out of sincere faith and hoping for a reward from ALLAH, then all his previous sins will be forgiven. (Narrated by Bukhari)
SUMMARY OF CHAPTER :
Among the reasons behind fasting are:
1. Fasting makes us appreciate all pleasures we enjoy. For fasting means giving up eating, drinking and intercourse, which are among the greatest pleasures. By giving them up for a short time, we begin to appreciate their value. Because the blessings of ALLAH are sometimes ignored, and only when you abstain from them, you begin to recognize them, so this motivates you to be grateful for them.
2. Fasting makes us give up haram things, because if a person can give up halal things in order to please Allah and for fear of His painful torment, it will be easier to then refrain from doing haram things. So fasting is one of the means of avoiding the things that ALLAH has forbidden.
3. Fasting enables us to control our desires, because when a person is full his desires grow, but if he is hungry then his desire becomes weak. Hence the Prophet (peace be upon him) said: O young men! Whoever among you can afford to get married, let him do so, for it is more effective in lowering the gaze and protecting one's chastity. Whoever cannot do that, let him fast, for it will be a shield for him.
4. Fasting makes us feel compassion and empathy towards the poor, because when the fasting person tastes the pain of hunger for a while, he remembers those who are in this situation all the time, so he will hasten to do acts of kindness to them and show compassion towards them. So fasting is one of the means of feeling empathy towards the poor.
5. Fasting humiliates and weakens the Shaytan; it weakens the effects of his whispers (waswaas) on a person and reduces his sins. That is because the Shaytan "flows through the son of Adam like blood as the Prophet (Peace be upon him) said, but fasting narrows the passages through which the Shaytan flows, so his influence grows less.
6. Fasting trains the person to remember that Allah is always watching, so he gives up the things that he desires even though he is able to take them, because he knows that ALLAH can see him.
7. Fasting makes the Muslim get used to doing a great deal of acts of worship, because a fasting person usually does more acts of worship than the one who does not fast.
8. These are some of the reasons why fasting is enjoined. We ask ALLAH to help us to achieve them and to worship Him properly
Monday, August 1, 2011
Marhaban Ya Ramadhan.
MARHABAN YA RAMADHAN
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ… يُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ. (الترمذي والنسائي)
Maksudnya: Dari Abu Hurairah, r.a. dari Nabi SAW sabdanya: "Apabila bermula malam yang pertama dari bulan Ramadhan menyerulah Malaikat, katanya: "Wahai orang yang mencari dan berkehendakkan kebaikan: Tampillah mengerjakannya, dan wahai orang yang merasa mahukan kejahatan; berhentilah dari meneruskannya; dan (ketahuilah) Allah banyak membebaskan orang-orang yang dijanjikan dengan neraka daripada memasukinya". Seruan dan keampunan yang demikian, ada pada tiap-tiap malam (dalam bulan yang tersebut)." (Tirmizi dan an-Nasa'i)
HURAIAN HADIS :
Apabila tiba bulan Ramadhan, Malaikat akan menyeru manusia yang menggunakan peluang yang baik itu dengan mengerjakan amal-amal kebajikan lebih dari biasa, dan sebaliknya mana-mana yang hendak melakukan kejahatan janganlah mereka melakukannya, sesungguhnya sangat rugi bagi mereka yang mensia-siakan Ramadhan yang datang hanya sekali dalam setahun.
Bulan Ramadhan ialah bulan yang mulia dan diberkati ALLAH, tiap-tiap amal kebajikan yang dikerjakan pada bulan ini akan digandakan pahalanya.
Malaikat juga menerangkan tentang sifat pengampun ALLAH SWT yang membebaskan orang-orang yang berbuat berdosa. Semoga peluang yang baik dalam bulan yang mulia ini digunakan dengan sepenuhnya.
WALLAHUA’LAM.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ… يُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ. (الترمذي والنسائي)
Maksudnya: Dari Abu Hurairah, r.a. dari Nabi SAW sabdanya: "Apabila bermula malam yang pertama dari bulan Ramadhan menyerulah Malaikat, katanya: "Wahai orang yang mencari dan berkehendakkan kebaikan: Tampillah mengerjakannya, dan wahai orang yang merasa mahukan kejahatan; berhentilah dari meneruskannya; dan (ketahuilah) Allah banyak membebaskan orang-orang yang dijanjikan dengan neraka daripada memasukinya". Seruan dan keampunan yang demikian, ada pada tiap-tiap malam (dalam bulan yang tersebut)." (Tirmizi dan an-Nasa'i)
HURAIAN HADIS :
Apabila tiba bulan Ramadhan, Malaikat akan menyeru manusia yang menggunakan peluang yang baik itu dengan mengerjakan amal-amal kebajikan lebih dari biasa, dan sebaliknya mana-mana yang hendak melakukan kejahatan janganlah mereka melakukannya, sesungguhnya sangat rugi bagi mereka yang mensia-siakan Ramadhan yang datang hanya sekali dalam setahun.
Bulan Ramadhan ialah bulan yang mulia dan diberkati ALLAH, tiap-tiap amal kebajikan yang dikerjakan pada bulan ini akan digandakan pahalanya.
Malaikat juga menerangkan tentang sifat pengampun ALLAH SWT yang membebaskan orang-orang yang berbuat berdosa. Semoga peluang yang baik dalam bulan yang mulia ini digunakan dengan sepenuhnya.
WALLAHUA’LAM.
Sunday, July 31, 2011
Aku Cuba..
Aku cuba menjadi seorang blogger. . Cuba menyampaikan dakwah dengan cara ku, tapi dalam menjalankan amanah Allah itu sungguh banyak cabaran perlu aku tempuhi.. Masa, wang ringgit dan tenaga, tapi aku masih cuba untuk menulis untuk menyampaikan apa saja ilmu yang aku dapat. Berkongsi ilmu insyallah jika ada yang mengamalkan ganjaran Allah disana.
Tapi apa yang aku nak tulis? Rupa-rupanya aku perlu mempunyai ilmu jika mahu berkongsi ilmu dengan orang lain, apa ilmu yang aku ada? Belajar lah, tuntutlah ilmu untuk mendapat ilmu.. Insyallah aku cuba menuntut ilmu yang bermanfaat walaupun sedikit aku percaya, ' i believe, i achieve' and i will achieve it..
Aku akan cuba menulis dan share apa sahaja ilmu yang aku ada.. Azam ku, aku cuba..
MU®
Tapi apa yang aku nak tulis? Rupa-rupanya aku perlu mempunyai ilmu jika mahu berkongsi ilmu dengan orang lain, apa ilmu yang aku ada? Belajar lah, tuntutlah ilmu untuk mendapat ilmu.. Insyallah aku cuba menuntut ilmu yang bermanfaat walaupun sedikit aku percaya, ' i believe, i achieve' and i will achieve it..
Aku akan cuba menulis dan share apa sahaja ilmu yang aku ada.. Azam ku, aku cuba..
MU®
Tuesday, November 17, 2009
Payahnya Malaikat Meminta Tanah Dari Bumi

by jai@sham
BETAPA PAYAHNYA MALAIKAT-MALAIKAT MEMINTA TANAH DARI BUMI UNTUK NABI ADAM AS (ABUL BASYAR / Bapa segala manusia)
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila beliau sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bumi.
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa. Akhirnya, Allah menyuruh malaikat Izrail turun ke bumi. Kata Allah: " Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawa kerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah, kembalilah ia ke hadrat Allah.
Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambil tanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabut roh manusia."
Maka kuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
1. Ketika Allah jadikan Adam, tanah itu dicampur dengan air tawar, air masin, air hanyir, angin dan api. Kemudian Allah resapkan Nur kebenaran dalam diri Adam dengan berbagai macam "sifat".
2. Lalu tubuh Adam itu digenggam dengan genggaman "Jabarut" kemudian diletakkan didalam "Alam Malakut".
3. Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan "tubuh Adam" adalah tanah pilihan Maka sebelum dijadikan patung, tanah itu dicampurkan dengan rempah-rempah dan wangi-wangian dari sifat Nur sifat Allah, dan dirasmikan dengan air hujan "Barul Uluhiyah".
4.Kemudian tubuh itu dibenamkan di dalam air "Kudral-Izzah-Nya" iaitu sifat "Jalan dan Jammal". Lalu terciptalah tubuh Adam yang sempurna.
5.Demikian pula roh, ketika itu diperintah masuk ke dalam tubuh Adam, ia merasa malas dan enggan, lalu ia berputar-putar, mengelilingi patung Adam yang terlantar. Kemudian Allah menyuruh malaikat Izrail untuk memaksa roh itu masuk. Akhirnya mahu tidak mahu roh itupun masuk dan menyerah kepada Izrail.
Menurut riwayat ketika Adam masih berada di syurga, sangat baik sekali kulitnya. Tidak seperti warna kulit manusia. Kerana Adam telah diturunkan ke dunia, terjadilah perubahan pada warna kulitnya. Sebagai peringatan, yang masih tertinggal warnanya hanyalah pada kuku manusia. Oleh itu, meskipun orang kulitnya hitam, tetapi warna kukunya adalah sama, ialah putih kemerah-merahan.
Dijadikan pula lima buah pancaindera:
Kita selalu mendengar kisahnya Nabi Adam AS.Dan kita juga terlalu tahu tentang kejadianya manusia itu adalah dari tanah. Tetapi apakah kita tahu akan tanahnya itu?
Apakah kita tahu akan prosesnya kejadian itu?
Mari kita baca kupasan yang sedikit ini, mudah-mudahan kita lebih mengetahui tentangnya dan Insyaallah dapatlah kita mempelajarinya bersama-sama. Berpesan-pesanlah pada kebaikan dan berpesan-pesanlah pada kesabaran.
Apakah kita tahu akan prosesnya kejadian itu?
Mari kita baca kupasan yang sedikit ini, mudah-mudahan kita lebih mengetahui tentangnya dan Insyaallah dapatlah kita mempelajarinya bersama-sama. Berpesan-pesanlah pada kebaikan dan berpesan-pesanlah pada kesabaran.
BETAPA PAYAHNYA MALAIKAT-MALAIKAT MEMINTA TANAH DARI BUMI UNTUK NABI ADAM AS (ABUL BASYAR / Bapa segala manusia)
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila beliau sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bumi.
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa. Akhirnya, Allah menyuruh malaikat Izrail turun ke bumi. Kata Allah: " Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawa kerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah, kembalilah ia ke hadrat Allah.

Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambil tanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabut roh manusia."
Maka kuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:
1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Mugaddis 2. Tanah Bukit Tursina 3. Tanah Iraq 4. Tanah Aden 5. Tanah Al-Kautsar 6. Tanah tempat bakal berdiringa Baitullah 7. Tanah Paris 8. Tanah Khurasan 9. Tanah Babylon 10. Tanah India 11. Tanah syurga 12. Tanah Tha'if
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia, dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq ,kerana di situ tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden , kerana di situ tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah, untuk mencari nafkah dan kerjasama, sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris, tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon . Disitulah tempat seks (berahi) dan tipu-daya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina, alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India , tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana di situlah iman, keyakinan, ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia, dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq ,kerana di situ tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden , kerana di situ tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah, untuk mencari nafkah dan kerjasama, sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris, tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon . Disitulah tempat seks (berahi) dan tipu-daya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina, alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India , tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana di situlah iman, keyakinan, ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
PROSES KEJADIANNYA:
1. Ketika Allah jadikan Adam, tanah itu dicampur dengan air tawar, air masin, air hanyir, angin dan api. Kemudian Allah resapkan Nur kebenaran dalam diri Adam dengan berbagai macam "sifat".
2. Lalu tubuh Adam itu digenggam dengan genggaman "Jabarut" kemudian diletakkan didalam "Alam Malakut".
3. Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan "tubuh Adam" adalah tanah pilihan Maka sebelum dijadikan patung, tanah itu dicampurkan dengan rempah-rempah dan wangi-wangian dari sifat Nur sifat Allah, dan dirasmikan dengan air hujan "Barul Uluhiyah".
4.Kemudian tubuh itu dibenamkan di dalam air "Kudral-Izzah-Nya" iaitu sifat "Jalan dan Jammal". Lalu terciptalah tubuh Adam yang sempurna.
5.Demikian pula roh, ketika itu diperintah masuk ke dalam tubuh Adam, ia merasa malas dan enggan, lalu ia berputar-putar, mengelilingi patung Adam yang terlantar. Kemudian Allah menyuruh malaikat Izrail untuk memaksa roh itu masuk. Akhirnya mahu tidak mahu roh itupun masuk dan menyerah kepada Izrail.
Menurut riwayat ketika Adam masih berada di syurga, sangat baik sekali kulitnya. Tidak seperti warna kulit manusia. Kerana Adam telah diturunkan ke dunia, terjadilah perubahan pada warna kulitnya. Sebagai peringatan, yang masih tertinggal warnanya hanyalah pada kuku manusia. Oleh itu, meskipun orang kulitnya hitam, tetapi warna kukunya adalah sama, ialah putih kemerah-merahan.
Dijadikan pada tubuh Adam ada sembilan rongga atau liang. Tujuh buah liang di kepala,dan dua buah liang di bawah badan letaknya.
Tujuh buah letaknya adalah di:
1. Kepala : dua liang mata, dua liang telinga, dua liang hidung dan sebuah liang mulut. 2. Di bawah: Sebuah liang kemaluan dan liang dubur.
Tujuh buah letaknya adalah di:
1. Kepala : dua liang mata, dua liang telinga, dua liang hidung dan sebuah liang mulut. 2. Di bawah: Sebuah liang kemaluan dan liang dubur.
Dijadikan pula lima buah pancaindera:
1. Mata alat penglihatan 2. Hidung alat penciuman 3. Telinga alat pendengaran 4. Mulut alat merasa manis, masin dan sebagainya. 5. Anggota tubuh lainya seperti kulit, telapak tangan, untuk merasa halus, kasar dan sebagainya.
Setelah Roh masuk ke dalam tubuh Adam : Lalu roh itu masuk perlahan-lahan sehingga ke kepalanya yang mengambil masa 200 tahun. Demikianlah Allah memberi kekuatan pada Izrail untuk memasukkan roh ke dalam tubuh Adam.
Setelah roh meresap ke kepala Adam, maka terjadilah otak dan tersusunlah urat-urat sarafnya dengan sempurna. Kemudian terjadilah matanya dan seketika itu matanya terus terbuka melihat dan melirik ke kiri, ke kanan dan ke bawah di mana pada masa itu bahagian badannya masih merupakan tanah keras.
Dilihatnya kiri dan kanan para malaikat yang sedang menyaksikan kejadian dia. Ketika itu dia telah dapat mendengar para malaikat mengucapkan tasbih dengan suara yang merdu dan mengasyikkan.
Setelah Roh masuk ke dalam tubuh Adam : Lalu roh itu masuk perlahan-lahan sehingga ke kepalanya yang mengambil masa 200 tahun. Demikianlah Allah memberi kekuatan pada Izrail untuk memasukkan roh ke dalam tubuh Adam.
Setelah roh meresap ke kepala Adam, maka terjadilah otak dan tersusunlah urat-urat sarafnya dengan sempurna. Kemudian terjadilah matanya dan seketika itu matanya terus terbuka melihat dan melirik ke kiri, ke kanan dan ke bawah di mana pada masa itu bahagian badannya masih merupakan tanah keras.
Dilihatnya kiri dan kanan para malaikat yang sedang menyaksikan kejadian dia. Ketika itu dia telah dapat mendengar para malaikat mengucapkan tasbih dengan suara yang merdu dan mengasyikkan.
Kemudian ketika roh sampai kehidungnya lalu ia bersin, serta mulutnya terbuka.
Ketika itulah Allah ajarkan padanya ucapan Alhamdulillah. Itulah ucapan Adam pertama kalinya kehadrat Allah. Lalu Allah berkata :"Yarhamukallah" yang membawa erti: "Semoga engkau diberi rahmat Allah". Oleh kerana itu jika orang bersin, menjadi sunat mengucap "Alhamdulillah" dan orang yang mendengarnya sunat pula mengucapkan "Yarhamukallah" .
Kemudian ketika roh sampai pada dadanya, tiba-tiba saja ia mahu bangun. Padahal sebahagian bawah badannya masih tanah dan keras. Disini menunjukkan sifat manusia yang suka tergesa-gesa (tidak sabar). Sebagaimana firman Allah SWT bermaksud: "Dan adalah manusia itu, suka tergesa-gesa" .(Al-Israk: II)
Ketika itulah Allah ajarkan padanya ucapan Alhamdulillah. Itulah ucapan Adam pertama kalinya kehadrat Allah. Lalu Allah berkata :"Yarhamukallah" yang membawa erti: "Semoga engkau diberi rahmat Allah". Oleh kerana itu jika orang bersin, menjadi sunat mengucap "Alhamdulillah" dan orang yang mendengarnya sunat pula mengucapkan "Yarhamukallah" .
Kemudian ketika roh sampai pada dadanya, tiba-tiba saja ia mahu bangun. Padahal sebahagian bawah badannya masih tanah dan keras. Disini menunjukkan sifat manusia yang suka tergesa-gesa (tidak sabar). Sebagaimana firman Allah SWT bermaksud: "Dan adalah manusia itu, suka tergesa-gesa" .(Al-Israk: II)
Maka ketika roh itu sampai di bahagian perutnya, maka terjadilah susunan isi perut dengan sempurna. Maka seketika itu terasalah lapar. Kemudian terus roh itu meresap sampai ke seluruh tubuh, tangan, kaki lalu terjadi darah daging dan tulang. Urat-urat berkulit dengan sempurna, yang mana kulit itu kian lama kian cantik dan halus. 

Begitulah proses kejadian-kejadian tubuh Adam. Setelah kejadian Adam sempurna sebagai manusia, maka dialah merupakan makhluk manusia yang pertama. Wajahnya cukup cantik, semua malaikat berasa kagum melihat Adam yang begitu menawan. Kemudian Adam diarak oleh malaikat-malaikat selama 100 tahun lalu diperkenalkan kepada seluruh penghuni dari langit pertama hinggalah kelangit tujuh sebelum dibawa ke syurga tempat mula-mula Adam dijadikan.
(Dipetik dari buku HIMPUNAN KISAH-KISAH MALAIKAT disusun oleh Muhammad Isa Selamat)
RENUNGAN Sesungguhnya Allah itu Maha Besar, Maha Agung, Maha pencipta sekian alam dan pencipta setiap kejadian. Bertaqwalah kita kepadaNya, kerana pada Allahlah kita akan dikembalikan.
Subscribe to:
Comments (Atom)